Pasien Merasa Khawatir Bangsal Rawat Inap Di RSUD Ahmad Ripin Digabungkan

Ruwangan rawat inap Anak, Bedah Dan Syaraf. Foto : Portalsengeti.id.

PORTALSENGETI.ID, ​MUARO JAMBI -Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin Muaro Jambi kembali mendapat sorotan tajam dari masyarakat. pasalnya, sejumlah ruangan spesialis diduga sengaja dibiarkan terbengkalai, sementara pasien dari berbagai jenis penyakit justru digabungkan dalam satu ruangan bangsal yang sama.


Pantauan Portalsengeti.id Ruang Bedah dan Ruang Anak nampak kosong dan tidak terawat, hal ini terjadi lantaran adanya kebijakan manajemen yang menyatukan perawatan pasien Penyakit Dalam, Syaraf, dan Bedah ke dalam satu ruangan. Kondisi serupa juga terjadi pada pasien Anak dan Kebidanan yang kini digabung menjadi satu area pelayanan.


Mira salah satu keluarga pasien yang sedang menjalani rawat inap di RSUD Ahmad Ripin saat dikonfirmasi Jumad (1/5/2026) mengaku merasa kwatir dengan kebijakan penggabungan bangsal rawat inap, karena semua penyakit digabungkan menjadi satu ruangan.


Sedangkan Kita lihat sendiri banyak ruangan yang kosong dan nampak terbengkalai tidak dipakai. Manajemen rumah sakit yang dinilai lebih fokus pada pembangunan fisik gedung baru dari pada pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan.


"Manajemen RSUD Ahmad Ripin dinilai stagnan dan tidak menunjukkan kemajuan dalam hal kualitas pelayanan publik. Kepada Bapak Bupati dan Ketua DPRD tolong cek kinerja Direktur RSUD, kalau memang sudah tidak cocok lagi menjabat lebih baik diberhentikan saja, masak sampai sekarang tidak ada pergerakan atau perbaikan sama sekali," Tegas Mira.


Hingga berita ini diterbitkan, manajemen RSUD Ahmad Ripin maupun Dinas Kesehatan Muaro Jambi belum bisa dikonfirmasi. (Red).